by

Penuh Inpirasi dan Motivasi! 7 Cara Membaca Sholawat yang Benar

Cara membaca sholawat yang benar harus diketahui supaya sholawatnya lebih berdaya dan penuh potensi untuk mendatangkan rahmat dan keberkahan dalam kehidupan kita. Berikut ini kami ulas cara membaca sholawat yang benar dengan lengkap sehingga bisa yakin dan mantap ketika membaca dan memperbanyak membaca sholawat.

Cara Membaca Sholawat yang Benar

Agar sholawat yang kita baca bisa berdaya dan penuh potensi untuk mendatangkan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT. Berikut ini cara membaca sholawat yang benar yang dapat kita manfaatkan :

1. Mendapatkan Ridlo dari Allah

Kita niatkan dalam membaca sholawat nabi adalah untuk mendapatkan ridlo dari Allah. Seperti yang dijelaskan dalam sebuah hadits yang sudah pernah kita bahas, bahwa dengan kita memperbanyak membaca sholawat maka kita akan mendapatkan ridla dari Allah SWT.

2. Cinta kepada Rasulullah Shallalâhu ‘Alaihi Wa Sallam

Cara membaca sholawat yang benar berikutnya adalah niatkan dalam membaca sholawat nabi karena kita cinta kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

*Temukan keistimewaan dalam membaca Sholawat Nariyah 4444x bersama-sama dengan mengklik tautan ini.

3. Niat Hajat dan Keinginan

Kita niatkan apa yang menjadi hajat atau keinginan kita. Misalkan ingin rejeki yang banyak dan mudah dan lain sebagainya.

4. Ingat Rasulullah shallalâhu ‘alaihi wa sallam

Setelah itu, kita membaca sholawat (sholawat nariyah, sholawat jibril atau sholawat yang lainnya). Ketika membaca sholawat, yang kita ingat adalah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bukan lagi hajat kita. Hajat atau keinginan kita sudah cukup kita niatkan sebelum membaca sholawat.

Ketika membaca sholawat, yang diingat adalah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Karena jika kita membaca sholawat, maka sholawat kita itu akan dihaturkan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Sehingga Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tahu bahwa kita membaca sholawat. Oleh karena itulah jika seseorang banyak membaca sholawat, maka ia semakin dikenal oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Selain itu, manfaat sholawat nabi yang kita baca, pada dasarnya juga banyak. Sehingga hajat dan keinginan kita dikabulkan oleh Allah. Terkabulnya doa ini bermacam-macam, ada yang langsung dan juga bertahap. Jadi, yang terpenting ialah tetap memperbanyak membaca sholawat dan yakin bahwa sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tentang faidah shalawat itu pasti benar. Dan ingat, bahwa semua itu membutuhkan proses. Kita nikmati saja prosesnya dan kita akan mengerti betapa indah dan bernilainya sebuah proses ketika kita sudah bisa merasakan hasilnya.

5. Ikhlas karena Allah

Seperti kita bekerja dengan tujuan atau niat supaya mendapatkan uang, tapi tujuan atau niat dari kerja itu juga harus ikhlas karena Allah supaya tidak kecewa dengan hasil kerja kerasnya. Karena hasil semua yang menentukan adalah Allah. Dan apa saja yang baik dan niat karena Allah maka akan dicatat sebagai amal ibadah yaitu dicatat sebagai amal akhirat juga. Jadi, di dunianya dapat penghasilan, di akhiratnya juga dapat ridlo dan pahala dari Allah.

Berusaha sekeras apapun, tetap hasilnya hanya Allah yang tahu dan yang menentukan. Begitu juga membaca sholawat, harus ikhlas karena Allah, supaya tidak kecewa dengan hasil kerja kerasnya. Karena hasil semua yang menentukan adalah Allah. Supaya tetap semangat dalam membaca sholawat dan bersyukur terhadap semua hasil dari jerih payah kita, karena sudah menjadi takdir Allah untuk memperolehnya.

6. Istiqomah (Konsisten)

Cara membaca sholawat yang benar berikutnya adalah istiqomah atau konsisten. Kunci kesuksesan dalam membaca sholawat adalah istiqomah atau konsisten. Dengan tetap konsisten dalam mengamalkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, seseorang dapat memperoleh berbagai manfaat spiritual dan keberkahan hidup. Keberkahan hidup ini yang pasti kita inginkan karena ini adalah kebutuhan kita saat ini. Keberkahan hidup dapat berupa hal yang bermacam-macam. Bisa dengan rezeki yang mudah, kesehatan dan kebahagiaan keluarga.

Konsisten dalam melibatkan diri dalam aktifitas membaca sholawat tidak hanya memperkuat ikatan batin dengan Rasulullah, tetapi juga memberikan ketenangan dan kebahagiaan dalam setiap aspek kehidupan. Melalui kebiasaan yang dilakukan dengan tekun dan teratur, seseorang dapat mendapatkan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.

Kita bisa juga membaca kisah-kisah orang yang sukses membaca sholawat yang dapat kita jadikan motivasi untuk mengamalkan sholawat.

Dan perlu diperhatikan, bahwa kunci kesuksesan dalam hal apapun terletak pada istiqomah atau konsistennya. Seperti itu juga dalam hal cara membaca sholawat yang benar ini.

Seseorang yang menutup pintu setiap hari dengan menutup pintu dengan tembok. Lebih sulit menutup pintu setiap hari, karena yang sulit itu konsistennya. Jika seseorang ingin sukses dalam mengamalkan ilmu, maka harus konsisten. Jika belum bisa istiqomah atau konsisten berarti dia belum waktunya untuk mengamalkan ilmu. Lebih mudahnya seperti itu. Iya kan?

Catatan: Pernyataan ini adalah motivasi supaya terus berusaha untuk bisa istiqomah dan mempertahankan keistiqomahannya.

Bagaimana jika istiqomah melakukan hal yang buruk? Apakah pasti sukses meraih keburukan? Bagaimana jika istiqomah melakukan hal yang baik? Apakah pasti sukses meraih kebaikan?

Konsisten atau istiqomah itu memang sulit tapi orang sukses itu pasti beban pengorbananannya juga berat. Tidak ada orang yang sukses yang beban (usahanya) tidak berat. Kita bisa memilih sendiri, apa yang terbaik untuk diri kita. Semoga artikel cara membaca shalawat yang benar ini bermanfaat!

Jika ada seorang yang sakti yang memiliki karomah dan bisa menciptakan sesuatu dengan cepat itu sangat hebat. Tapi hal seperti itu tidak bisa bertahan lama dan hanya terjadi pada saat itu saja. Berbeda dengan sesuatu yang dibangun dengan intensif, istiqomah maka akan bertahan lama.

Membutuhkan proses tapi bisa bertahan lama dan terus menerus. Sangat jauh berbeda dengan karomah yang hanya terjadi saat itu saja. Istiqomah walaupun hasilnya membutuhkan proses tapi jika sudah berhasil maka hasilnya itu bisa terus-menerus. Oleh karena itu :

اَلْإِسْتِقَامَةُ خَيْرٌ مِنْ اَلْفِ كَرَامَةٍ

Artinya: “Istiqomah lebih baik daripada seribu karomah.”

7. Konsentrasi Tinggi

Cara membaca shalawat yang benar ke tujuh adalah ketika membaca sholawat harus dengan konsentrasi yang tinggi. Apa tidak boleh, jika kita membaca sholawat atau berdzikir sambil beraktifitas? Boleh, bahkan itu juga sangat baik. Terbukti dengan banyaknya ulama dan orang-orang sholih yang kemana-mana selalu berdzikir baik dengan membawa tasbih maupun tidak.

Tapi jika membaca sholawat, mengamalkan dzikir atau doa dengan konsentrasi yang tinggi walaupun sedikit, maka itu jauh lebih berharga dibandingkan membaca sholawat yang banyak tapi fikirannya melayang kemana-mana (yang diingat bukan Allah tapi masalah-masalah duniawi).

Dengan konsentrasi yang tinggi maka kita benar-benar merasa bahwa kita sangat membutuhkan pertolongan Allah, dapat meresapi apa yang kita baca serta menikmati indahnya bermunajat dan mendekatkan diri kepada Allah.

Berikut ini adalah penjelasan Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA  yang menjelaskan tentang pentingnya konsentrasi tinggi ketika beribadah kepada Allah:

Kita jadwalkan waktu khusus hanya untuk Allah. Kita luangkan waktu sejenak khusus untuk Allah. Tidak hanya waktu khusus untuk keluarga saja yang penting. Tapi waktu khusus untuk Allah juga sangat berharga, walaupun sedikit tapi konsentrasi yang tinggi, istiqomah.

Barangsiapa yang menjalankan kewajibannya lebih sempurna dari apa yang diwajibkan Allah untuknya, maka Allah tidak akan menyianyiakan kepadanya, Allah akan melimpahkan rezeki kepadanya. Semoga penjelasan ini bermanfaat dan barokah. Aamiin..

+ posts

Founder Majelis Ta'lim dan Sholawat Kanzul Jannah International

Pendidikan : Pondok Pesantren Al Ishlah Lasem Rembang Jawa Tengah dan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien Lirboyo Kediri

*Temukan keistimewaan dalam membaca Sholawat Nariyah 4444x bersama-sama dengan mengklik tautan ini.