by

Teks Sholawat Burdah Lengkap dengan Terjemah dan Manfaatnya

Teks Sholawat Burdah Lengkap : Bagian ke-6

الفصل الثاني : في التحذير من هوى النفس

Bagian Kedua: Menjaga Hawa Nafsu

فَإِنّ أَمّارَتِ بِالسّـوءِ مَا اتّعَظَتْ۞ مِنْ جَهْلِهَا بِنَذِيرِ الشّيْبِ وَالَهَرَمِ

Sungguh nafsu amarahku pada nasehat tak terima,

karena berangkat dari ketidaktahuannya dengan adanya peringatan berupa uban di kepala dan ketidakberdayaan tubuh akibat umur senja.

(Nafsu tidak menerima nasehat karena tidak sadar jika diri sudah tua dan akan menuju alam baka).

وَلَا أَعَدَّتْ مِنَ الفِعْلِ الَجَمِيْلِ قِرَى۞ ضَيْفٍ أَلَمَّ بِرَأْسِي غَيْرَ مُحْتَشِمِ

Nafsu amarahku tak mampu bersiap-siap diri, dengan mengerjakan amal baik yang bernilai.

Untuk menyambut kedatangan tamu yang pasti, tamu yang singgah di kepala nan tiada malu lagi.

(tidak ngrumangsani, diri sudah tua, tapi masih belum mau bertaubat dan melakukan amal soleh).

لَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ أَنِّـي مَــا أُوَقّـــــــــِرُهُ ۞ كَتَمْتُ سِرًّا بَدَا لِيْ مَنْهُ بِالكَتَمِ

Jikalau aku tahu bahwa diriku tak mampu menghormat tamu.

Maka lebih baik kusembunyikan diriku dengan cara menyemir uban dikepalaku.

(Jika aku masih belum merasa sudah tua ,lebih baik ubanku tak semir biar kelihatan muda).

Manfaat 3 bait ini:

Barangsiapa yang tidak mampu melawan nafsunya (maksud hati ingin bertaubat, tapi nafsunya tidak mau menurut), maka tulislah tiga bait tersebut di hari Jumat setelah selesai shalat Jumat. Lalu tulisannya dilebur dengan air mawar, kemudian diminum. Setelah meminumnya, duduklah menghadap kiblat sampai shalat Ashar dan Maghrib sambil berdzikir dan membaca tiga bait itu.

Dan tiga bait itu dibaca pada waktu-waktu tertentu. Maka orang tersebut tidak boleh meninggalkan tempatnya kecuali nafsunya sudah luluh dan diberi pertolongan untuk bertaubat. Insya Allah.

Yuk membaca Sholawat Nariyah dan Sholawat Jibril bersama-sama di Majelis Kanzul Jannah! Bersama-sama membaca sholawat dari Indonesia, Malaysia, dll. Gabung sekarang dengan mengklik tautan ini.