Ngaji Bulan Ramadlan: Menyambut Keberkahan di Bulan Mulia
Kanzanesia.com — Ngaji Bulan Ramadlan Hari Ke 11
Kitab Taqrib
BAB I’TIKAF
فصل. فى احكام الاعتكاف
وَالاِعْتِكَافُ سُنَّةٌ مُسْتَحَبَّةٌ وَلَهُ شَرْطَانِ النِّيَّةُ وَاللُّبْثُ ِفى المَسْجِدِ ،وَلاَ يَخْرُجُ مِنَ الاِعْتِكَافِ المَنْذُوْرِ اِلاَّ لِحَاجَةِ الاِنْسَانِ اَوْ عُذْرٍ مِنْ حَيْضٍ اَوْ مَرَضٍ لاَ يُمْكِنُ المُقَامُ مَعَهُ وَيَبْطُلُ بِالوَطْءِ
Hukum I’tikaf adalah sunah yang dianjurkan (lebih-lebih di 10 hari terahir di bulan Romadlon, karena harapan mendapatkan lailatul qodar).
Syarat I’tikaf ada 2:
1. Niat
2. Berdiam diri di masjid.
Syarat orang yang I’tikaf yaitu:
1. Islam.
2. Mempunyai akal sehat.
3. Suci dari hadast besar (Haid, Nifas, Janabat).
Orang yang I’tikaf Nadzar, dia tidak boleh keluar dari masjid kecuali ada hajat manusia (misal: BAB, kencing, mandi besar, dll) atau karena ada udzur Haid atau karena sakit yang tidak tertahankan.
I’tikaf menjadi batal karena melakukan hubungan suami istri.
ktb taqrib
K. Muhammad Anas
Penasehat Majelis Ta'lim dan Sholawat Kanzul Mubtadiin International Pendidikan Pondok Pesantren Kwagean Kediri
Kumpulan Tulisan