Jadwal Sholat Hari Ini

Menerjemahkan

Harap tunggu sebentar...

Terjemah Alfiyah Ibnu Malik dan Penjelasan Syarah Ibnu Aqil Ala Alfiyah Al Imam Ibnu Malik

Kanzanesia.com — الْكَلَامُ وَمَا يَتَأَلَّفُ مِنْهُ

Bab: Kalam dan Sesuatu Yang Dapat Menyusun Sebuah Kalam

كَلَامُنَا لَفْظٌ مُفِيْدُ كَاسْتَقِمْ

وَاسْمٌ وَفِعْلُ ثُمَّ حَرْفُ الْكَلِمْ

8. Artinya: Kalam kita adalah lafadz yang dapat memberikan suatu faidah seperti استقم (baca: istaqim; artinya: kamu berdirilah). Kalim (kumpulan beberapa kalimat) adalah (bisa berupa) Isim, Fi’il kemudian Huruf.

وَاحِدُهُ كَلِمَةُ وَالْقَوْلُ عَمُّ

وَكِلْمَةٌ بِهَا كَلَامُ قَدْ يُؤَمُّ

9. Artinya: Kalimat adalah sendiri-sendirinya dari Kalim. Qoul adalah istilah umum yang mencakup kalam, kalim dan kalimat. Dan Kilmah adalah sebutan lain dari Kalam.

اﻟﻜﻼﻡ اﻟﻤﺼﻄﻠﺢ ﻋﻠﻴﻪ ﻋﻨﺪ اﻟﻨﺤﺎﺓ: ﻋﺒﺎﺭﺓ ﻋﻦ اﻟﻠﻔﻆ اﻟﻤﻔﻴﺪ ﻓﺎﺋﺪﺓ ﻳﺤﺴﻦ اﻟﺴﻜﻮﺕ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻓﺎﻟﻠﻔﻆ ﺟﻨﺲ ﻳﺸﻤﻞ اﻟﻜﻼﻡ ﻭاﻟﻜﻠﻤﺔ ﻭاﻟﻜﻠﻢ ﻭﻳﺸﻤﻞ اﻟﻤﻬﻤﻞ ﻛ ﺩﻳﺰ ﻭاﻟﻤﺴﺘﻌﻤﻞ ﻛ ﻋﻤﺮﻭ

Pertama-tama kita belajar tentang definisi Kalam, Kalim, Kalimat, Qoul dan Kilmah. Supaya jika kita membaca tulisan arab, kita mengerti, apa yang kita baca. Yang kita baca itu apakah sebuah Kalam, Kalim, Kalimat atau yang lain.

Pengertian Kalam

Kalam menurut istilah ulama’ ahli nahwu adalah lafadz yang memberikan sebuah faidah yang menjadikan baik untuk berdiam bagi yang mendengarkannya.

Pengertian Lafadz

Pengertian lafadz adalah suatu jenis yang dapat mencakup sebuah susunan kalam, kalimat, kalim, muhmal dan musta’mal.

Pengertian Muhmal

Muhmal yaitu lafadz yang tidak ada artinya. Contohnya: ديز (baca: دِيْزٍ), lafadz ديز ini tidak ada artinya.

Pengertian Musta’mal

Musta’mal yaitu lafadz yang digunakan untuk sesuatu. Contohnya: عمرو (baca: عَمْرٌو), lafadz عمرو ini digunakan untuk nama seseorang yaitu Umar.

Contoh: زيد قائم (baca: زَيْدٌ قَائِمٌ ; artinya: Zaid adalah orang yang berdiri). زيد قائم adalah sebuah kalam, karena lafadz tersebut sudah memberikan faidah berupa kefahaman bahwa Zaid sedang berdiri, lafadz ini sudah bisa memberikan faidah kefahaman dengan jelas. Sehingga lafadz tersebut menjadikan baik untuk berdiam bagi yang mendengarkannya. Kalam ini bisa disebut juga dengan Lafadz, karena Lafadz juga mencakup Kalam. Kalau زيد saja atau قائم saja juga bisa disebut dengan Lafadz. Jadi, زيد قائم adalah Kalam dan juga Lafadz. Tapi kalau زيد saja atau قائم saja itu bukan Kalam tapi termasuk Lafadz. Yaitu lafadz زيد dan lafadz قائم.

ﻭﻣﻔﻴﺪ ﺃﺧﺮﺝ اﻟﻤﻬﻤﻞ ﻭﻓﺎﺋﺪﺓ ﻳﺤﺴﻦ اﻟﺴﻜﻮﺕ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺃﺧﺮﺝ اﻟﻜﻠﻤﺔ ﻭﺑﻌﺾ اﻟﻜﻠﻢ ﻭﻫﻮ ﻣﺎ ﺗﺮﻛﺐ ﻣﻦ ﺛﻼﺙ ﻛﻠﻤﺎﺕ ﻓﺄﻛﺜﺮ ﻭﻟﻢ ﻳﺤﺴﻦ اﻟﺴﻜﻮﺕ ﻋﻠﻴﻪ ﻧﺤﻮ ﺇﻥ ﻗﺎﻡ ﺯﻳﺪ

Arti dari Memberikan Suatu Faidah (ﻣﻔﻴﺪ)

Dalam pengertian Kalam ada “kata memberikan suatu faidah”, sehingga muhmal bukan termasuk Kalam.

Dalam pengertian Kalam juga ada kata “yang dapat menjadikan baik untuk berdiam bagi yang mendengarkannya” sehingga kalimat dan sebagian dari bentuk Kalim bukan termasuk Kalam.

Pengertian Kalimat

Kalimat adalah satu kata dalam bahasa Arab. Berbeda dalam bahasa Indonesia. Kalau kalimat dalam bahasa Indonesia adalah susunan dari beberapa kata. Tapi dalam ilmu nahwu, kalimat adalah satu kata saja. Kalimat bisa berupa 3 bentuk, yaitu : kalimat Isim (kata benda), kalimat Fi’il (kata kerja) dan kalimat huruf (kata bantu).

Pengertian Kalim

Kalim sebuah lafadz yang terdiri dari 3 kalimat atau lebih. Jika kalim itu tidak menjadikan baik untuk berdiam bagi yang mendengarkannya, maka kalim tersebut bukan temasuk kalam. Contoh : ﺇﻥ ﻗﺎﻡ ﺯﻳﺪ (baca: ﺇِﻥْ ﻗَﺎﻡَ زَيْدٌ, artinya: jika Zaid berdiri). Lafadz ini tidak dianggap baik jika berdiam dengan lafadz tersebut, karena jika Zaid berdiri, maka… (harus dijelaskan). Jika Zaid berdiri maka akan terjadi apa atau gimana masih belum jelas dan membuat seseorang masih bertanya-tanya.

ﻭﻻ ﻳﺘﺮﻛﺐ اﻟﻜﻼﻡ ﺇﻻ ﻣﻦ اﺳﻤﻴﻦ ﻧﺤﻮ ﺯﻳﺪ ﻗﺎﺋﻢ ﺃﻭ ﻣﻦ ﻓﻌﻞ ﻭاﺳﻢ ﻛـ” ﻗﺎﻡ ﺯﻳﺪ” ﻭﻛﻘﻮﻝ اﻟﻤﺼﻨﻒ “اﺳﺘﻘﻢ” ﻓﺈﻧﻪ ﻛﻼﻡ ﻣﺮﻛﺐ ﻣﻦ ﻓﻌﻞ ﺃﻣﺮ ﻭﻓﺎﻋﻞ ﻣﺴﺘﺘﺮ ﻭاﻟﺘﻘﺪﻳﺮ اﺳﺘﻘﻢ ﺃﻧﺖ ﻓﺎﺳﺘﻐﻨﻰ ﺑﺎﻟﻤﺜﺎﻝ ﻋﻦ ﺃﻥ ﻳﻘﻮﻝ: “ﻓﺎﺋﺪﺓ ﻳﺤﺴﻦ اﻟﺴﻜﻮﺕ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻓﻜﺄﻧﻪ ﻗﺎﻝ اﻟﻜﻼﻡ:ﻫﻮ اﻟﻠﻔﻆ اﻟﻤﻔﻴﺪ ﻓﺎﺋﺪﺓ ﻛﻔﺎﺋﺪﺓ اﺳﺘﻘﻢ”

Kalam itu tidak disusun kecuali terdiri dari 2 Isim, contohnya ﺯﻳﺪ ﻗﺎﺋﻢ atau dari 1 Isim dan 1 Fi’il contohnya ﻗﺎﻡ ﺯﻳﺪ.

Seperti yang disampaikan oleh Kyai Mushonif (Pengarang Nadzom Alfiyah Ibnu Malik) : Kalam kita adalah lafadz yang dapat memberikan suatu faidah seperti استقم (baca: istaqim; artinya: kamu berdirilah). استقم adalah Kalam yang terdiri dari fi’il amar dan fa’il yang tersimpan. Pengkiraan dari Fa’il yang tersimpan tersebut adalah : اﺳﺘﻘﻢ ﺃﻧﺖ (berdirilah kamu). Sehingga contoh ini sudah cukup untuk menjelaskan bahwa Kalam itu harus menjadikan baik untuk berdiam bagi yang mendengarkannya. Seakan-akan beliau berkata, Kalam adalah lafadz yang memiliki faidah seperti faidah yang terdapat pada lafadz استقم.

ﻭﺇﻧﻤﺎ ﻗﺎﻝ اﻟﻤﺼﻨﻒ ﻛﻼﻣﻨﺎ ﻟﻴﻌﻠﻢ ﺃﻥ اﻟﺘﻌﺮﻳﻒ ﺇﻧﻤﺎ ﻫﻮ ﻟﻠﻜﻼﻡ ﻓﻲ اﺻﻄﻼﺡ اﻟﻨﺤﻮﻳﻴﻦ ﻻ ﻓﻲ اﺻﻄﻼﺡ اﻟﻠﻐﻮﻳﻴﻦ ﻭﻫﻮ ﻓﻲ اﻟﻠﻐﺔ اﺳﻢ ﻟﻜﻞ ﻣﺎ ﻳﺘﻜﻠﻢ ﺑﻪ ﻣﻔﻴﺪا ﻛﺎﻥ ﺃﻭ ﻏﻴﺮ ﻣﻔﻴﺪ

Adapun penyebab Kyai Mushonif berkata “Kalam kita” adalah supaya diketahui bahwa pengertian dari Kalam disini adalah menurut istilah ulama’ ahli nahwu. Bukan istilah ulama’ ahli bahasa. Karena secara bahasa Arab, Kalam adalah nama untuk setiap sesuatu yang digunakan untuk berbicara, baik memiliki faidah atau tidak memiliki faidah.

Bersambung…

Maulana Muhammad Faishol
Penulis Eksekutif

Maulana Muhammad Faishol

Majelis Ta'lim dan Sholawat Kanzul Mubtadi-ien. Pendidikan: Pondok Pesantren Lirboyo Kediri Jawa Timur

Kumpulan Tulisan