by

Kitab Irsyadul Ibad Bab Tentang Menanggung Anak Yatim, Mengasihi dan Menafkahi Para Janda

Kitab Irsyadul Ibad

Kajian ke ( 327)

Sebagian ulama’ salaf berkata/bercerita; Dulu sewaktu aku masih muda, aku orang yang sombong, angkuh, berlumuran dosa, pada suatu hari, aku melihat anak yatim, lalu anak yatim itu aku mulyakan seperti orang tua kepada anaknya bahkan lebih baik lagi, akhirnya, suatu malam aku tidur dan bermimpi bahwasanya malaikat zabaniyah menangkapku dan membawaku ke Neraka Jahannam, tiba-tiba aku bertemu dengan anak yatim yg aku mulyakan itu dan menghalang-halangi ku, dan dia berkata “Hai malaikat… lepaskan dia! biar aku berkata kepada tuhanku!

Dan Malaikat itu tetap membawaku ke neraka, lalu terdengar suara yang berkata “Hai malaikat… tinggalkan orang itu karena aku sudah serahkan orang itu kepada anak yatim tersebut karena dia telah berbuat baik kepadanya.
lalu aku terbangun dan aku lebih memulyakan anak yatim mulai hari itu.

Diceritakan

Ada seorang laki-laki yang kelakuannya rusak (mabuk, judi, zina, dst), lalu ketika dia mati, tidak ada orang yg sudi untuk mengurusnya, hanya istrinya saja yang bersedia mengurusnya, memandikannya, mengkafaninya.

Lalu istrinya menyewa dua orang untuk membawanya ke musholla, dan tidak ada orang yg bersedia mensholatinya, lalu janazahnya dibawa ke pemakaman, dan di dekat pemakaman tersebut ada seorang kiyai yg terkenal, dan kiyai ini keluar dari rumahnya dan mensholati janazah tersebut, karena kiyai itu mensholati janazah tersebut maka berdatanganlah masyarakat setempat untuk ikut mensholati janazah itu.

Kyai itu berkata “Tadi malam aku bermimpi dan diperintah untuk mensholati janazah ini, karena dosanya telah diampuni.

Lalu kyai itu bertanya kepada istrinya janazah itu “Apa yg telah dilakukan suami mu?
perempuan itu berkata “Sebagaimana yg sudah kita ketahui, setiap hari dia mabuk-mabukan, cuma ketika waktu subuh, dia tersadar dari mabuknya, lalu dia berwudlu dan sholat subuh, setelah itu dia kembali mabuk lagi, di rumahnya dia mengurus anak yatim, kadang satu anak, kadang dua anak, dan setiap tersadar dari mabuknya dia menangis dan berkata “Ya tuhanku… akan engkau masukkan neraka yg sebelah mana diriku yang durjana ini.

Mudah-mudahan kita dijauhkan dari murka Alloh SWT. Aamiin.

irsyad. 327

Yuk membaca Sholawat Nariyah dan Sholawat Jibril bersama-sama di Majelis Kanzul Jannah! Bersama-sama membaca sholawat dari Indonesia, Malaysia, dll. Gabung sekarang dengan mengklik tautan ini.