by

Kitab Mukhtarul Hadist Asy Syarif karya Habib Umar bin Hafidz

Kitab Mukhtarul Hadits Asy-Syarif merupakan salah satu karya monumental yang disusun oleh Habib Umar bin Hafidz, seorang ulama terkemuka dari negeri Yaman. Kitab ini menawarkan kekayaan hadits-hadits pilihan yang menjadi panduan dalam kehidupan sehari-hari umat Islam.

Artikel ini akan mencakup Kitab Mukhtarul Hadist Asy Syarif karya Habib Umar bin Hafidz beserta arab, arti dan lengkap dengan penjelasannya.

Semoga dengan adanya artikel Kitab Mukhtarul Hadits Asy-Syarif ini, kita dapat memperkaya pemahaman kita tentang hadits-hadits Nabi Muhammad SAW dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Hadits 1

قَالَ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ : إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِىءٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللّٰهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللّٰهِ وَرَسُوْلِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ اِمْرَأَةً يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ. ( رواه البخاري ومسلم )

* Mari membangun kebersamaan dan keberkahan dengan membaca Sholawat Nariyah dan Sholawat Jibril bersama-sama (dari Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam) dengan mengklik tautan ini.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Sesungguhnya setiap perbuatan itu tergantung pada niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu karena Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrahnya karena ingin mendapatkan harta dunia atau wanita yang akan ia nikahi, maka hijrahnya itu sesuai dengan apa yang ia niatkan.”(Hadits Riwayat: Bukhori dan Muslim)

Penjelasan: Setiap sesuatu sangat tergantung pada niatnya. Oleh karena itu, pada setiap sesuatu yang kita kerjakan, sangat penting untuk menata niat dengan benar. Supaya apa yang kita lakukan benar-benar diridloi oleh Allah dan Rasul-Nya. Jika kita niatnya tulus ikhlas karena Allah dan Rasul-Nya maka kita apa yang kita lakukan akan mendapatkan balasan yang berlipat-lipat dari Allah. Karena semua kebaikan yang kita kerjakan pasti akan dibalas oleh Allah SWT.

Semua pekerjaan yang baik, jika niatnya ibadah maka akan ditulis oleh malaikat Raqib alaihis salam sebagai amal ibadah. Tapi jika pekerjaan yang baik itu tidak diniatkan sebagai ibadah maka, tidak akan dicatat sebagai amal kebaikan. Bahkan makan dan tidurpun jika niatnya baik, misalkan agar kuat berpuasa atau kuat mencari ilmu, maka dicatat sebagai amal kebaikan dan mendapatkan pahala.

Oleh karena itu, penting sekali untuk menata niat, memperbaharui niat dalam setiap pekerjaan dan kegiatan yang baik-baik.

Baca sholawat niat yang ikhlas, masalah hasil hanya Allah yang menentukan. Yang penting sholawat kita diterima dulu, sholawat kita baik dan berbobot dulu. Jika sudah seperti itu, hasilnya kita pasrahkan kepada Allah. Kita sudah tahu manfaat dan faidah membaca sholawat untuk apa.

Jika sholawatnya sudah benar dan baik (ikhlas karena Allah, sebagai bentuk ungkapan rasa cinta kepada Rasulullah dan ingin mendapatkan syafa’at kelak di hari kiamat). Maka, insya Allah kita mendapatkan apa yang kita inginkan dari hajat dan keinginan kita dengan keberkahan sholawat. Tinggal menunggu waktu dan semuanya hanya Allah yang menentukan. Kita tugasnya hanyalah berusaha baik secara lahir. Misalkan: dengan bekerja, jika maqomnya maqom kasab, yaitu tingkatan seseorang yang mendapat rezeki dengan bekerja. Berbeda dengan maqom tajrid, yaitu tingkatan seseorang yang rezekinya datang sendiri walaupun tanpa bekerja.

Berusaha secara batin juga, misalkan dengan membaca sholawat, amalan doa atau yang lain dengan tulus ikhlas. Masalah hasilnya? Kita serahkan kepada Allah. Karena hanya Allah yang menentukannya. Perbaiki niat, perbaiki amal-amal kita, selanjutnya biarkan rahmat dan kasih sayang Allah yang berbicara.

Founder Majelis Ta'lim dan Sholawat Kanzul Jannah International

Pendidikan : Pondok Pesantren Al Ishlah Lasem Rembang Jawa Tengah dan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien Lirboyo Kediri

* Mari membangun kebersamaan dan keberkahan dengan membaca Sholawat Nariyah dan Sholawat Jibril bersama-sama (dari Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam) dengan mengklik tautan ini.