by

Cara Mendapatkan Rezeki yang Tidak Disangka-Sangka

Pernahkah kita cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka? Tentu sangat bahagia sekali ya? Cara mendapatkan cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka seperti itu akan kita ulas secara lengkap disini. Bagaimana cara cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka datang dan datang lagi. Sehingga selalu mendapatkan kebahagiaan dan kesuksesan.

Nah disini kita akan membahas cara cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka itu. Tidak hanya satu kali mendapatkannya, tapi kalau bisa setiap hari bahkan semakin sering maka semakin baik.

Cara cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka itu adalah dengan bertakwa kepada Allah SWT. Takwa yang seperti apa yang bisa menjadi cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka? Bagaimana cara agar bisa cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka terus-menerus? Simak terus ulasan ini sampai selesai.

Ayat cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka

 

Agar lebih yakin dan mantap bahwa takwa kepada Allah memiliki khasiat untuk cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka. Disini kita akan membahas sebuah ayat cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka. Ayat ini terdapat dalam surat At Talaq ayat 2 dan 3 ;

وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ

Artinya: “Barang siapa yang bertakwa kepada Allah maka Allah akan membukakan jalan baginya dan Allah memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”

Ini merupakan ayat mengenai cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka yang kita bahas sekarang. Kita tentunya sangat senang jika mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka. Oleh karenanya sudah semestinya jika kita harus senang untuk bertakwa kepada Allah. Karena takwa inilah yang menjadi cara kita mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka. Ini adalah janji Allah dalam Al Qur’an.

Takwa disini adalah dengan cara menjalankan segala yang diperintahkan Allah dan menjauhi segala larangan-laranganNya. Jika kita merasa berat untuk bertakwa, entah karena hawa nafsu atau bisikan syaitan. Tapi kalau kita memang sudah bertekad bulat untuk mendatangkan rezeki yang tak terduga, pasti kita tidak akan tergoda dan tetap bertahan untuk selalu bertakwa kepada Allah SWT.

Cara Mendapatkan Rezeki yang Tidak Disangka-sangka dengan Takwa

 

Untuk lebih jelasnya cara untuk mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka, disini kami akan mengutip sebuah pengalaman mendapatkan rezeki tak terduga.

Pengalaman ini merupakan kisah yang terdapat di kitab An Nawadir karya Asy Syaikh Al Imam Syihabuddin Al Qulyubi rahimahullah. Kisah ini bisa dilihat pada halaman 94 dan 95.

Dari kisah inilah kita akan bisa mengambil sebuah pelajaran yang sangat berharga. Yaitu betapa pentingnya bertakwa kepada Allah. Mengapa kita harus benar-benar bertakwa kepada Allah. Dan seberapa besar manfaat dari takwa kepada Allah SWT yang berhubungan dengan cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka

Kisah ini menceritakan tentang seorang budak yang mendapatkan rezeki tak terduga karena ketakwaannya kepda Allah. Berikut ini kisah lengkapnya yang kami terjemahan dengan tetap menuliskan teks aslinya.

Kisah ini menceritakan tentang apa yang Terjadi pada Syaikh Abdullah bin Mubarak dan Ayahnya.

Syaikh Abdullah bin Mubarak adalah seorang Ulama besar dan juga seorang wali Allah. Ayahnya bernama Syaikh Al Mubarak, ia pada awalnya adalah seorang budak yang berbangsa India dan berkulit hitam. Namun, ia bertakwa kepada Allah. Dan dengan ketakwaan itu ia bisa merubah nasibnya menjadi sangat mulia dan bahagia.

حكي : أنه مرو رجل يقال له نوح بن مريم، و كان رئس البلد و قاضيها ذا نعمة و جاه و حال موفق، و كانت له بنت ذات حسن و جمال و بهاء و كمال

Di negara Turkimenistan terdapat seorang laki-laki yang bernama Nuh bin Maryam. Ia adalah seorang pemimpin negara dan juga hakim yang memiliki anugerah berupa kedudukan dan tingkah laku yang baik. Ia memiliki seorang anak perempuan atau putri yang memiliki kecantikan, keindahan dan kemegahan yang sempurna.

فخطبها منه جماعة من الأكابر و الرؤساي و أصحاب المال و الثروة و لم ينعم بها لأحد منهم و تحير في أمرها

Sudah banyak orang-orang besar, para pejabat negara, hartawan dan pebisnis sukses melamarnya. Namun putri itu tidak berminat untuk menerima lamaran mereka. Sehingga ia juga bingung dengan keadaannya.

و كان له عبد هندي اسود اسمه مبارك، و كان له أشجار و بساتين. فقال لذلك العبد : اذهب إلى البساتين و احفظ ثمارها فمضى اليها و قام بها شهرين

Nuh bin Maryam juga mempunyai seorang budak yang berbangsa India dan berkulit hitam. Budak itu bernama Mubarak. Ia juga mempuyai kebun dan tanaman-tanaman. Kemudian ia berkata kepada budak itu, “Pergilah ke kebun tanaman-tanamanku dan jagalah buah-buahnya!” Kemudian budak itu pergi ke kebun itu dan menjaganya selama 2 bulan.

فجاء سيده و قال له : يا مبارك ائتني بقطف من العناب فجاءه بقطف فاذا هو حامض. فقال له : انظر إلى غير هذا، فجائه بآخر فإذا هو حامض

Setelah 2 bulan, budak itu didatangi oleh tuannya dan berkata, “Wahai Mubarak! Ambilkan aku buah anggur dari kebunku!”. Budak itu kemudian mengambil buah anggur untuk tuannya. Namun, setelah dicicipi ternyata rasa rasanya asam (kecut). Tuannya berkata, “Ambilkan aku yang lain selain ini!”. Budak itu mengambil buah anggur lagi, tapi rasanya ternyata juga kecut.

فقال لماذا أتيتني بالحامض و في البستانن كثير؟ فقال له : يا سيدي أنا لا أعرف الحلو فيه من الحامض، فقال له ; سبحان اللًٰه لك شهران في البستان و لا تعرف الحلو من الحامض؟

Tuannya berkata, “Mengapa kamu ambilkan aku buah anggur yang rasanya kecut, padahal di kebun ini banyak yang lain?”. Budak itu menjawab, “Maaf, saya tidak tahu buah anggur yang manis atau yang kecut itu seperti apa?”. Tuannya berkata, “Subhanallah…. Bagaimana mungkin kamu tidak tahu anggur yang manis atau kecut itu seperti apa, padahal kamu bekerja dikebun ini sudah 2 bulan?”

فقال : و حقك يا سيدي ما ذقت منه شيأ, فقال : لماذا لم تأكل منه؟

Budak itu menjawab, “Saya melakukannya itu demi tuan, wahai tuanku… Saya tidak mencicipinya sedikitpun.” Tuannya berkata lagi, “Mengapa kamu tidak memakan sebagian dari hasil kebun ini?”

فقال : يا سيدي انما أمرتني بحفظه لا بالأكل منه و ما كنت أخون في مالك و أخالف امرك

Budak itu menjawab, “Wahai tuanku, saya disini hanya diperintahkan untuk menjaga buah-buahan, bukan diperintahkan untuk memakannya. Dan saya tidak mau berkhianat terhadap hartamu dan melanggar perintahmu.”

Pada kisah ini ada hal yang sangat luar biasa, yaitu budak tersebut adalah seorang yang sangat bertakwa kepada Allah. Ia tidak mau berkhianat terhadap tuannya dengan mencicipi buah-buahan yang diperintahkan untuk ia jaga. Ia juga tidak mau melanggar perintah tuannya.

Cara Mendapatkan Rezeki yang Tidak Disangka-sangka dengan Ihklas

 

Takwa kepada Allah SWT merupakan sebuah bekal dalam setiap pekerjaan seorang muslim. Jika ia seorang murid, maka ia harus tahu apa yang diperintahkan oleh gurunya. Jika seorang karyawan, maka harus tahu apa saja tugas-tugas yang diberikan untuknya. Ia mendapatkan gaji karena ia diperintahkan untuk bekerja, bukan untuk bersantai, bermain atau apa saja yang bukan termasuk perintah atasannya.

Namun ketakwaan seperti ini harus didasari dengan hati yang ikhlas. Tidak dengan dasar pamrih seperti karena ingin mendapatkan pujian. Karena pamrih adalah tidak ikhlas dalam berbuat kebaikan. Hal ini akan membuat kecewa jika hasilnya tidak sesuai keinginan kita.

Ikhlas adalah karena untuk mencari ridlo Allah. Jika seseorang hatinya ikhlas, maka yang lain akan mengikutinya.

Jika kita sering berbuat baik dengan ikhlas karena Allah, tanpa ingin mendapatkan balasan kebaikan dari orang lain. Maka kita akan mendapatkan balasan dari Allah yang Maha Baik berupa mendapatkan rezeki yang tak terduga.

Kembali pada kisah Syaikh Mubarak dan cara mendapatkan rezeki yang tak terduga. Kisah Syaikh Mubarak ini bisa dijadikan sebuah contoh seseorang yang bisa merubah nasibnya dengan cara bertakwa sehingga mendapatkan rezeki yang tak terduga dari Allah. Cara mendapatkan rezeki yang tak terduga ini adalah dengan bertakwa. Dalam hal ini dikarenakan orang yang bertakwa pasti jujur, ikhlas dan dapat dipercaya. Jadi jujur, ikhlas dan dapat dipercaya adalah bagian dari sifat takwa kepada Allah SWT yang menjadi sebab dari datanya rezeki yang tak terduga.

Rezeki Tak Terduga dari Allah

 

فعجب سيده من ديانته و أمانته، فقال له : قد وقع لي فيك رغبة و إني ذاكر لك شيأ و لا بد أن تفعل ما آمرك به، فقال له أنا طائع للّٰه تعالى و لك

Tuannya kagum terhadap agama dan sifat amanah (dapat dipercaya) yang dimiliki oleh budaknya, kemudian berkata, “Aku senang memiliki karyawan sepertimu. Dan aku ingin meminta pendapat darimu tentang sesuatu. Dan kamu harus menuruti apa yang aku perintahkan.” Budak itu menjawab, “Aku menuruti perintahmu karena Allah Ta’ala dan karena dirimu (adalah tuanku).”

فقال له القاضى : إن لي بنتا جميلة و قد خطبها مني ناس كثيرون من الأكابير و الرؤساء و لم أعلم بمن أزوجها، فأشر علي بما ترى

Pemimpin negara dan sekaligus seorang hakim yang menjadi tuannya itu berkata, “Aku mempunyai seorang anak perempuan (putri) yang cantik. Sudah banyak orang-orang yang melamarnya dari golongan orang-orang besar dan para pejabat. Dan aku tidak tahu harus menikahkannya dengan siapa. Berilah aku petunjuk menurut pendapatmu!”

قال : يا سيدي كان الناس في الجاهلية يرغبون في الأصل و النسب و الدين و الحسب، و اليهود و النصارى يرغبون في الحسن و الجمال، و في زمان رسول اللّٰه صلى اللّٰه عليه و سلم كانوا يرغبون في الدين و التقوى، و في زماننا هذا يرغبون في المال و الجاه، فاختر من هذه الأشياء ما شئت

Syaikh Mubarak menjawab : “Wahai tuanku! Biasanya orang-orang di zaman jahiliyah menyukai menantu yang memiliki garis keturunan yang mulia, agamanya baik dan memiliki kedudukan yang baik. Pada waktu itu orang-orang yahudi dan nasrani menyukai menantu yang tampan dan cantik. Dan pada zaman Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam menyukai menantu yang agamanya baik dan bertakwa. Dan di kita zaman sekarang, orang-orang lebih memilih mengambil menantu orang yang kaya dan memiliki jabatan. Maka, silahkan tuan dipertimbangkan sendiri memilih menantu yang seperti apa?”

فقال له : إني راغب في الدين و التقوى و إني أريد أن أزوجك بها، لأني و جدت فيك الدين و الصلاح و الأمانة

Tuan itu berkata, “Aku lebih menyukai menantu yang agamanya baik dan bertakwa. Dan aku ingin mengambilmu sebagai menantuku. Aku melihat pada dirimu ada agama yang baik, sifat yang baik dan dapat dipercaya.”

فقال : يا سيدي أنا عبد رقيق أسود هندي و قد اشتريتني بمالك، فكيف تزوجني بابنتك و كيف ترضى ابنتك بي؟ فقال سيده : قم بنا الى البيت لننظر في هذا الأمر

Syaikh Mubarak berkata, “Wahai tuanku! Aku adalah budak sahaya yang berkulit hitam dari negeri India. Dan engkau telah membeliku dari yang memilikiku sebelumnya. Bagaimana mungkin engkau mau menikahkan putrimu dengan ku? Dan bagaimana mungkin putrimu mau menikah denganku?”. Tuannya bekata, “Ayo pergi ke rumahku! Supaya kamu tahu tentang masalah ini.”

فلما دخل الى البيت قال القاضى لزوجته : إن هذا الغلام صالح دين تقي، و إني أريد أن أزوجه ابنتي، فما تقولين؟ فقالت : الأمر إليك، و لكني أنا أمضى إليها و أعلمها و أعود إليك

Ketika sudah sampai dirumahnya, Qadhi itu (tuan dari Syaikh Mubarak) berkata kepada istrinya, “Sesungguhnya pemuda ini sholeh, agamanya baik dan bertakwa. Dan aku ingin menikahkannya dengan putriku. Bagaimana menurut pendapatmu? Istrinya menjawab, “Terserah kamu saja. Tapi aku tanyakan dulu kepadanya, dan akan kusampaikan kepadamu apakah dia mau atau tidak.”

فجاءت الى البنت و أخبرتها بما قال أبوها. فقالت : الأمر إليكما و إني لا أعصيكما و لا أخالفكما

Istri Qadhi itu mendatangi putrinya dan menceritakan apa yang disampaikan ayahnya. Putrinya kemudian menjawab, “Terserah ayah dan ibu saja. Aku tidak akan melawan dan menyalahi kalian berdua”

فعادت زوجته إليه و أخبرته بذلك، فزوجها به و أعطاهما مالا جزيلا، فولد منها ولدا سماه عبد اللّٰه و اشتهر عبد اللّٰه بن المبارك المعروف عند العلماء و الأولياء

Istrinya kembali kepada suaminya (Qadhi) dan menyampaikan apa yang dikatakan putrinya.

Akhirnya Syaikh Mubarak dinikahkan dengan putri Qadhi tersebut dan diberi kekayaan yang melimpah. Dan dari keduanya lahir anak yang bernama Abdullah yang kelak masyhur dengan sebutan Syaikh Ibnu Mubarak yang terkenal dikalangan para Ulama’ dan para Wali Allah.

Cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka yang dilakukan oleh Syaikh Mubarak ini adalah dengan takwa dan ikhlas dalam melakukan amal sholeh.

Cara Mendapatkan Rezeki yang Tidak Disangka-sangka Secara Terus Menerus

 

Cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka secara terus menerus adalah dengan takwa dan ikhlas yang dilakukan secara istiqomah atau konsisten.

Kalau satu hari, dua hari mungkin mudah. Tapi yang sulit adalah istiqomah. Oleh karena itu istiqomah atau konsisten lebih baik daripada 1000 karomah.

اَلْإِسْتِقَامَةُ خَيْرٌ مِنْ اَلْفِ كَرَامَةْ

Artinya : “Istiqomah (konsisten) itu lebih baik dari 1000 karomah.”

Karomah adalah sesuatu yang luar biasa yang hanya dapat dilakukan oleh wali Allah. Seperti halnya mukjizat para Nabi dan Rasul, tapi kalau karomah itu diberikan Allah untuk kekasih Nya yaitu orang menjadi Wali Allah.

1000 karomah sangat besar dan sangat luar biasa. Namun, hal yang sangat hebat ini masih lebih hebat lagi orang yang istiqomah karena lebih baik dari 1000 karomah.

Istiqomah atau konsisten adalah hal yang berat. Oleh karena itu, perlu bantuan dan kekuatan dari Allah dengan memperbanyak membaca hauqolah, yaitu :

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ

Artinya : “Tidak ada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah.”

Setiap ada perkara yang berat, baca لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ. Setiap akan mengerjakan pekerjaan yang berat baca لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ. Intinya dengan banyak membaca hauqolah ini, maka pekerjaan yang berat insya Allah akan menjadi ringan dan mudah karena mendapatkan pertolongan dari Allah.

Konsisten dalam menjalankan perintah Allah dan menjahui larangan Allah. Konsisten dalam bersholawat kepada Nabi. Konsisten dalam berusaha menjemput rezeki. Itu semua penting tapi sulit jika tidak dengan pertolongan Allah. Memperbanyak membaca hauqolah yaitu لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ supaya selalu mendapatkan pertolongan Allah. Dan semua pekerjaan yang berat akan menjadi ringan dan mudah atas izin Nya.

Cara Mendapatkan Rezeki yang Tidak Disangka-sangka dengan Sholawat Nabi

 

Cara mendapatkan rezeki yang Tidak Disangka-sangka untuk masa depan adalah dengan banyak membaca sholawat. Dalam sebuah hadist dijelaskan bahwa membaca sholawat faidahnya bisa sampai kepada anak cucu yang membaca sholawat. Sehingga membaca sholawat sama halnya membangun masa depan khususnya untuk diri kita dan anak cucu kita.

Orang yang banyak membaca sholawat akan sering mendapatkan rezeki tak terduga dari allah. Hal ini karena membaca sholawat nabi adalah perintah Allah. Jika seseorang membaca sholawat nabi, berarti ia sedang bertakwa kepada Allah. Dan janji Allah dalam Alquran :

وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ

Artinya: “Barang siapa yang bertakwa kepada Allah maka Allah akan membukakan jalan baginya dan Allah memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”

Jadi kalau ingin rumah, mobil, motor, anak maka membaca sholawat yang banyak. Apakah membaca sholawat nabinya tidak ikhlas kalau seperti itu? Membaca sholawatnya tetap ikhlas karena untuk mendapatkan ridlo Allah. Namun karena kita sudah bertakwa dengan berupa membaca sholawat itulah yang menjadi sebab datangnya rezeki tak terduga dari allah.

Membaca sholawat ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang pilihan Allah. Jadi sangat beruntung orang-orang yang diberi kemampuan dapat membaca sholawat yang banyak. Karena sholawat merupakan amalan penarik rezeki tak terduga. Membaca sholawat dapat menjadi cara untuk mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka yang dapat dirasakan sampai anak cucu.

Demikian penjelasaan mengenai cara mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka. Semoga kita dimudahkan untuk memperbanyak membaca sholawat kepada nabi. Karena orang-orang yang membaca sholawat nabi adalah pilihan-pilihan Allah.

Tentang Penulis

Pengasuh Majelis Ta'lim dan Sholawat Kanzul Mubtadi-ien International.

Pendidikan : Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien Lirboyo Kediri.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed