by

Kitab Irsyadul Ibad Bab Tentang Menanggung Anak Yatim, Mengasihi dan Menafkahi Para Janda

Kitab Irsyadul Ibad

Kajian ke ( 324)

خاتمة ، فى كفالة اليتيم والشفقة والسعى على الارملة

KHOTIMATUN

Tentang menanggung anak yatim, mengasihi dan menafkahi para janda.

* Mari membangun kebersamaan dan keberkahan dengan membaca Sholawat Nariyah dan Sholawat Jibril bersama-sama (dari Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam) dengan mengklik tautan ini.

اخرج البخارى اَنَا وَكَافِلُ اليَتِيْمِ فِى الجَنَّةِ هَكَذَا

Nabi ﷺ bersabda; aku dan orang yg menanggung anak yatim di dalam surga saling berdekatan.

وابن ماجه ، مَنْ عَالَ ثَلاَثَةً مِنْ اَيْتَامٍ كَانَ كَمَنْ قَامَ لَيْلَهُ وَصَامَ نَهَارَهُ وَغَدَا وَرَاحَ شَاهِرًا سَيْفَهُ فِى سَبِيْلِ اللهِ وَكُنْتُ اَنَا وَهُوَ فِى الجَنَّةِ اِخْوَانْا كَمَا اَنَّ هَاتَيْنِ اُخْتَانِ وَاَلْصَقَ اُصْبُعَيْهِ السَّبَابَةَ وَالوُسْطَى

Nabi ﷺ bersabda; barang siapa yg menanggung tiga anak yatim maka baginya pahala seperti sholat di malam hari, puasa di siang hari, pagi dan sore menghunus pedang berjuang di jalan Alloh swt, aku dan dia di surga seperti dua saudara, dan Nabi ﷺ merekatkan dua jarinya yaitu jari telunjuk dan jari tengah.

والترمذى ،مَنْ قبَضَ يَتِيْمًا مِنْ بَيْنِ مُسْلِمِيْنَ اِلَى طَعَامِهِ وَشَرَابِهِ اَدْخَلَهُ اللّهُ الجَنَّةَ البَتّةَاِلاَّ اَنْ يَعْمَلَ ذَنبًا لاَ يُغْفَرُ لَهُ ، وفى رواية ، حَتَّى يَسْتَغْنِىَ عَنْهُ وَجَبَتْ لَهُ الجَنّةُ

Nabi ﷺ bersabda; barang siapa yg menanggung makan dan minumnya anak yatimnya orang islam maka Alloh pasti akan memasukkannya ke dalam surga, kecuali dia telah melakukan dosa yg tidak di ampuni.
dalam riwayat lain, sampai anak yatim itu mandiri maka berhak baginya untuk masuk surga.

mudah2an kita mendapatkan ridlo Alloh swt. aamiin

irsyad. 324

* Mari membangun kebersamaan dan keberkahan dengan membaca Sholawat Nariyah dan Sholawat Jibril bersama-sama (dari Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam) dengan mengklik tautan ini.